Rembug Jorong Pinang Sinawa Nagari Jawi Jawi Guguak Himpun Aspirasi Warga untuk RKP Nagari 2027
SOLOK – Pemerintah Nagari Jawi-Jawi Guguk bersama masyarakat Jorong Pinang Sinawa menggelar Rembug Jorong di Mushalla Nurul Ikhlas, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut menjadi ruang musyawarah untuk menyampaikan program kerja pemerintahan nagari sekaligus menghimpun kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Rembug Jorong Pinang Sinawa dipimpin oleh Kepala Jorong Pinang Sinawa, Ridho Hendri. Fajri Hamdany selaku Kaur Umum dan Perencanaan bertugas mencatat jalannya musyawarah, sedangkan Sekretaris Nagari Jawi-Jawi Guguk, Lasperman, hadir sebagai narasumber.
Pertemuan ini menjadi bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Nagari atau RKP Nagari Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028. Melalui forum tersebut, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan persoalan yang dihadapi, potensi yang dapat dikembangkan, serta kegiatan yang dinilai perlu diprioritaskan dalam pembangunan nagari.
Rembug diikuti berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan, di antaranya perangkat nagari, BPN, KAN dan Ninik Mamak, TP PKK, Bundo Kanduang, Satgas Linmas, Satgas Narkoba, pemuda dan pemudi, tokoh masyarakat, kader, bidan desa, kelompok tani, serta masyarakat Jorong Pinang Sinawa. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat membuat perencanaan pembangunan lebih mewakili kebutuhan masyarakat secara luas.
Bidang pendidikan menjadi salah satu persoalan yang dibahas dalam musyawarah. Masyarakat menyoroti perlunya peningkatan kualitas pendidikan formal maupun nonformal, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, perhatian terhadap pendidikan anak usia dini atau PAUD, serta penguatan pendidikan Al-Qur’an melalui TPA dan TPSA.
Bidang kesehatan juga mendapat perhatian, terutama berkaitan dengan penanganan stunting dan kebersihan lingkungan. Pembahasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan nagari tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak dan keluarga.
Selain pendidikan dan kesehatan, masyarakat turut membahas persoalan ekonomi serta kebutuhan peningkatan infrastruktur. Bidang ekonomi menjadi penting karena berkaitan dengan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat, sementara pembangunan infrastruktur diperlukan untuk menunjang aktivitas sosial, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi warga.
Aktivitas pemuda, olahraga, dan kesenian juga menjadi bagian dari pembahasan. Peningkatan kegiatan tersebut dinilai penting sebagai sarana pembinaan generasi muda, pengembangan kreativitas, penguatan kebersamaan, serta pelestarian kegiatan sosial dan budaya di lingkungan Jorong Pinang Sinawa.
Secara umum, materi rembug meliputi bidang penyelenggaraan pemerintahan nagari, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan bencana dan keadaan mendesak. Setelah dilakukan pembahasan, hasil musyawarah dikelompokkan ke dalam enam bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kawasan permukiman, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Hasil Rembug Jorong Pinang Sinawa selanjutnya akan dibawa sebagai bahan pembahasan dalam Musyawarah Nagari. Usulan-usulan tersebut akan melalui proses penilaian dan penentuan prioritas sebelum dipertimbangkan dalam RKP Nagari Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028.
Melalui pelaksanaan rembug ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima hasil pembangunan, tetapi juga terlibat sejak tahap perencanaan. Dengan demikian, program pembangunan yang disusun Pemerintah Nagari Jawi-Jawi Guguk dapat lebih sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan aspirasi masyarakat Jorong Pinang Sinawa.