Rembug Jorong Tangah Padang Nagari Jawi Jawi Guguak Himpun Aspirasi Warga untuk RKP Nagari 2027
SOLOK – Pemerintah Nagari Jawi-Jawi Guguk bersama masyarakat Jorong Tangah Padang menggelar Rembug Jorong di Masjid Nurul Ihsan Tangah Padang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Rembug tersebut menjadi forum untuk menyampaikan Program Kerja Pemerintahan Nagari Tahun 2026 sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Nagari atau RKP Nagari Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028.
Musyawarah dipimpin oleh Kepala Jorong Tangah Padang, Asral, sementara Fajri Hamdany selaku Kaur Umum dan Perencanaan bertugas sebagai notulen. Kelly Beminda Dt Yang Pituan bersama Sekretaris Nagari Jawi-Jawi Guguk, Lasperman, tercantum sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Rembug diikuti berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, mulai dari perangkat nagari, Badan Permusyawaratan Nagari, Kerapatan Adat Nagari dan Ninik Mamak, TP PKK, Bundo Kanduang, Satgas Linmas, Satgas Narkoba, pemuda dan pemudi, tokoh masyarakat, kader, bidan desa, kelompok tani, hingga masyarakat Jorong Tangah Padang.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai perlu masuk dalam perencanaan pembangunan nagari. Bidang pendidikan menjadi salah satu perhatian utama, terutama peningkatan kualitas pendidikan formal dan nonformal, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, penguatan pendidikan anak usia dini, serta pendidikan Al-Qur’an melalui TPA dan TPSA.
Di bidang kesehatan, pembahasan difokuskan pada penanganan stunting dan kebersihan lingkungan. Kedua isu tersebut menjadi bagian dari kebutuhan pelayanan dasar masyarakat, terutama berkaitan dengan kesehatan anak, keluarga, dan kondisi lingkungan tempat tinggal.
Persoalan ekonomi dan peningkatan infrastruktur juga masuk dalam pembahasan. Selain menunjang mobilitas masyarakat, infrastruktur yang memadai dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan sosial, serta pengembangan ekonomi warga.
Rembug turut membahas peningkatan aktivitas pemuda, olahraga, dan kesenian. Bidang tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemasyarakatan yang diarahkan untuk memperkuat keterlibatan generasi muda serta mendorong berkembangnya kegiatan sosial dan budaya di Jorong Tangah Padang.
Secara umum, materi musyawarah mencakup penyelenggaraan pemerintahan nagari, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan bencana dan keadaan mendesak.
Setelah melalui pembahasan bersama, hasil rembug dikelompokkan ke dalam enam bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kawasan permukiman, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat. Rincian hasil masing-masing bidang dicatat dalam lampiran hasil musyawarah.
Hasil Rembug Jorong Tangah Padang selanjutnya akan dibawa ke Musyawarah Nagari sebagai bahan penyusunan RKP Nagari Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028. Melalui proses tersebut, program pembangunan diharapkan dapat disusun berdasarkan persoalan, kebutuhan, dan aspirasi yang disampaikan langsung oleh masyarakat.